Pandawa Beach

photo by Ardini Rochmaningsih a.k.a. si Mbak

Hari terakhir sebelum pulang, tepat hari minggu, saya diajak kakak ke pantai yang ke sebelas. Dengan sisa-sisa tenaga yang saya punya, saya akhirnya pergi mencari pantai itu, berdua saja sama kakak, naik motor, siang siang.. hahaha..

Tempatnya masih di daerah atas Bali, dari GWK, naik lagi ke uluwatu, sisanya saya manut petunjuk kakak. Melewati jalan berliku yang sepi dan ditumbuhi pohon-pohon besar nan hijau, sampai akhirnya bertemu dengan pemandangan yang membuat saya melongo, kagum; Deretan batu kapur yang kokoh dan menjulang tinggi. Mirip-mirip bebatuan tinggi yang di GWK itu deh.

berasa jadi kurcaci :O

Apa yang saya lihat sebelum sampai di pantai jauh lebih mengagumkan, bebatuan kapur nan tinggi di sisi kanan dan kiri kami, di sepanjang jalan turun menuju pantai. Kebetulan sedang ada pembangunan di situ, jadi sesekali terdengar suara mesin alat-alat berat serta truk-truk besar yang lewat. Ternyata di salah satu bagian dinding batunya sudah dibuat ‘berlubang’. Ada 5 lubang raksasa yang nantinya bakal ditaruh patung-patung (pandawa lima?) di situ. Wah saya membayangkan, kalau sudah jadi pasti bagus dan megah sekali! Sayangnya video rekaman di iPod saya terhapus, huhu.. jadi silakan berimajinasi dengan penggambaran saya barusan ya, hehe..

perpaduan antara tebing, batu, pantai

Terpana melihat bebatuan tinggi itu, saya dan si mbak malah foto-foto di situ, bukan di pantainya. Kami malah belum sampai ke bawah, saking asyiknya foto-foto dari atas bebatuan nan tinggi. Oh ya, waktu itu juga ada rombongan yang lagi foto-foto buat pre wedding. Ambil fotonya dari batu yang paling tinggi euy, bagus pasti hasilnya.. tapi kok malah jadi saya yang miris ya, takut modelnya jatuh.. hihi.. abis tinggi banget gitu :O

pantai pandawa dari atas tebing

Turun ke garis pantai, saya langsung disambut sama bau amis yang sama seperti di Nusa Lembongan, khas rumput laut. Makanya saya enggak berlama-lama di pantai, ditambah lagi hujan yang mendadak turun, jadi ya saya buru-buru pergi.

Kata si mbak, di deket Pandawa ada pura gede yang bagus banget. Oke, kami langsung bergegas mencari jalannya, karena sebentar lagi sunset dan itu berarti jalanan bakal gelap. Sampai akhirnya kami menemukan persimpangan. Jalan sebelah kanan adalah kawasan pribadi milik mantan presiden yang ditutup pake portal, jadi mau nggak mau kami milih jalan sebelah kiri.

Dari kejauhan tampak segerombolan binatang yang memenuhi jalan. Apa itu ya? Anjing atau sapi ya? Ketika motor kami sudah mendekat, baru deh keliatan. Ternyata segerombolan monyet liar! Whooaa.. saya langsung mengerem motor mendadak. Tapi kayaknya monyet-monyet yang jumlahnya puluhan itu terlanjur menyadari kehadiran kami sampe-sampe mereka langsung menoleh ke arah kami barengan. Saya yang sempet nge-blank karena shock, buru2 sadar dan muter balik motor. Lariiiiiii….

CAUTION : DILARANG MAIN JOROK_JOROKAN DI SEKITAR TEBING !!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s