Back to Bali ; Rute Baru

15000 kaki di atas permukaan laut

Kalau biasanya ke Bali naik bis langsung dari Semarang (22 jam bok!), direct flight SRG-DPS yang mehel, atau via Jogja yang harus ke Jogja dulu  bahkan harus nginep semalem karna penerbangannya pagi (kok ga enak semua ya pilihannya 😀 ), kali ini saya mencoba pake rute baru, yaitu lewat Surabaya. Biar enak, kami sengaja pilih penerbangan pagi biar bisa berangkat malam hari dari Semarang.

Setelah sore hari yang penuh kepanikan karna tiket dibatalkan, akhirnya kami berangkat jam 10 malam dari Semarang, menuju terminal terboyo dan berangkat ke Surabaya naik bis patas “Indonesia” dengan hanya IDR 90.000 saja, dapet voucher makan sekali…eh voucher sahur deng 😀

Normalnya perjalanan Semarang-Surabaya membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam dengan kecepatan rata2. Tapi kalau anda buru-buru, ada satu bus yang bisa mengantarkan anda ke Surabaya dengan cepat: Sumber Kencono. cukup 4-5 jam saja anda sudah bisa sampai Surabaya, tapi kalau denger cerita dari temen2 yang udah pernah naik bus ini sih, sebaiknya anda merem selama perjalanan, atau minum antimo aja sekalian deh biar tidur..hehe.. cocok buat anda yang adrenaline junkie.. 😀

Bus yang kami naiki nyaman banget (dan dingin banget), jadi enak buat tidur dan beristirahat. Tepat jam 1.30 dini hari, bus berhenti dan kami dibangunkan untuk makan. Tempat makannya jangan dibayangkan kayak restoran bagus seperti di pemberhentian travel atau bus pada umumnya yah! karna tempat makannya seadanya banget. Lebih mirip bangunan tua atau barak gelap yang sebagian ruangnya diberi meja-kursi. Satu tiket bisa ditukar dengan satu porsi makan dan segelas teh hangat. Sayur dan lauknya milih sendiri dari beberapa menu yang disediakan. Namun jika nggak berminat, bisa ditukar sama air mineral dan roti. Saya sendiri waktu itu lebih milih popmie yang hangat dan sudah ‘jelas’ rasanya :-D. but i enjoyed it very much..

Tepat saat adzan subuh berkumandang, kami sampai di terminal Bungurasih surabaya yang ternyata sudah ramai walaupun masih gelap. Seorang bapak yang sudah berseragam dan berjaket langsung menawari kami untuk naik Damri yang memang merupakan angkutan khusus bandara Juanda. Hello Surabaya!

Cukup dengan membayar IDR 15.000, kami sampai di bandara Juanda Surabaya yang ternyata sudah penuh banget sama manusia meskipun masih jam 5 pagi. Berkeliling kesana-kemari dan tak menemukan tempat duduk yang kosong, akhirnya kami memutuskan untuk masuk ke salah satu cafe, nunut istirahat sebentar sambil terkantuk-kantuk.

Nggak terasa sudah jam 6 pagi dan kamipun segera masuk ke boarding room. nggak lama, panggilan kepada penumpang pesawat kecil itupun terdengar. tanpa nunggu lama dan tanpa delay, akhirnya kami terbang bersama pramugari cantik yang dilirik terus sama gembili. Jam 10 WITA, kami mendarat dengan selamat. Good Morning, Bali!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s