Derawan : 4 Jam di Tarakan – Balikpapan

M10

Sampailah juga kami di hari terakhir tur Derawan. Ah, sedih rasanya harus meninggalkan pulau indah yang selama ini cuma ada di mimpi.

Tanggal 31 Maret 2014, jam 7 pagi, saya sudah selesai sarapan dan sudah menggendong ransel 40liter untuk dibawa menuju speedboat. Dalam keadaan kulit hitam gosong belang-belang dan luka bekas kena karang yang perih, plus badan yang pegal-pegal karna aktivitas non-stop selama 4 hari, saya pulang. Membawa berjuta kenangan tak terlupakan tentang Derawan.

Oh Tuhan, sungguh Kau Maha Mendengar..

Di perjalanan pulang kali ini, saya sudah minum obat anti mabok, aman! 😀

Tiga jam yang terasa begitu lama ketika menuju Derawan 3 hari sebelumnya, sekarang terasa begitu singkat. Air laut terlihat begitu hambar. Suasana di dalam speedboat sepi.

Semua orang sedang bercakap-cakap di dalam hati.

Kami tiba di Tarakan sekitar jam 10 pagi, dan pesawat kami ke Balikpapan masih jam 12.55. itu artinya, kami masih punya sedikit waktu untuk keliling kota Tarakan yang kecil. Ketika diberi pilihan antara Makan di restoran Kepiting terkenal, belanja oleh-oleh, dan lihat mangrove, tentu saja kami langsung milih makan.. eh.. liat mangrove. Sambil kelaparan. Hehehe!

Adalah Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan, tempat kami menghabiskan waktu selama kurang lebih satu jam di Kota Tarakan. Kawasan konservasi ini terletak di tengah kota Tarakan, nggak jauh dari bandara. Buat yang belum tahu, bekantan adalah nama jenis monyet/kera berhidung besar yang dijadikan ikon dufan. Iya, Dunia Fantasi, Ancol.

Begitu masuk… nyess.. adem..

M2

Kami disambut sama pohon-pohon mangrove yang menjulang tinggi dan nyaris rapat di ujung-ujung atasnya. Adem dan sepi. Menyenangkan deh! 🙂

M6

M4

M11

 

Selesai jalan-jalan liat mangrove (orang Nusa Lembongan nulisnya : mangrop 😀 ), kami bergegas menuju bandara Juwata, Tarakan, dan langsung menuju ke Balikpapan untuk transit selama 4 jam.

Transit 4 jam di Balikpapan, kayaknya bakal bosen kalo Cuma nunggu di bandara. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk jalan-jalan keliling kota Balikpapan. Eh, bukan jalan-jalan deng, tapi cari makan. Hahaha! Cari makannya aja jauh bener, cari yang view nya menghadap laut. Tapi entah kenapa, abis dari Derawan, laut-laut lainnya jadi terlihat hambar.. hehehe! 😛

Kesan pertama dari kota Balikpapan, saya suka. Kotanya ramai, dan sepertinya seru kalau tinggal di sana. 🙂

Selesai makan, kami langsung balik ke bandara lagi. Cukuplah melihat kota Balikpapan dari dalam mobil.

Sesampainya di gerbang masuk bandara Sepinggan, kami baru sadar kalau bandara tersebut adalah bandara baru (bangunannya). Dan kami baru sadar lagi kalo dalemnya bagusss pisan euy! Selama ini bandara bagus yang pernah saya kunjungi baru Sultan Hasanuddin – Makassar. Yang saya suka dari bandara Sepinggan ini adalah “kampanye” nya yang diselipkan dimana-mana. Kampanye save Orang Utan dan kawan – kawan. Kami pun tidak melewatkan kesempatan buat.. foto-foto! Hahaha!

collage

Tepat jam 18.30 waktu setempat, pesawat kami berangkat menuju Jogja. Liburan kami resmi berakhir.

Tuhan, terima kasih untuk kesempatan yang telah Kau berikan

Notes :

  1. Perjalanan kami menggunakan jasa derawantours.com (belum termasuk tiket pesawat PP) Ada daftar paket-paket yang bisa dipilih di sana sesuai jadwal dan budget anda. Recommended.
  2. Bawalah ransel, bukan koper. Karena koper akan membuat anda kesulitan ketika harus berpindah dari satu speedboat ke speedboat lain / naik ke dermaga.
  3. Bawalah uang tunai yang cukup. Saya tidak menemukan satu ATM pun di Derawan.
  4. Bawalah obat anti mabok terutama jika perjalanan anda melewati jalur Tarakan-Derawan naik speedboat. Meskipun anda bukan orang yang gampang mabok di jalan, tapi berada selama 3 jam di speedboat mungkin bisa membuat hidup anda “berubah 😀
  5. Kaos adalah jenis oleh-oleh yang paling gampang ditemukan di pulau Derawan. Tapi pastikan uang tunai anda cukup ya! 😀
Advertisements

7 comments

  1. ATM BRI ada di dalam perkampungan Derawan kakak, jadi tidak perlu kuatir jika kehabisan uang untuk membeli souvenir atau kuliner..
    Saya ke Derawan sampai 2x, surga dunia yang sangat menawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s